Rollfast Lepas Single Berjudul Pajeromon

Modernisasi dan westernisasi seolah tanpa henti terus berkembang di negri ini. Banyak fenomena-fenomena sosial yang patut dan akhirnya dikritik oleh masyarakat luas mulai dari politisi hingga musisi.

Tak terkecuali Rollfast yang merupakan band psychedelic rock asal Bali ini pun ikut tergugah menjadikan fenomena sosial menjadi sebuah karya. 

Pada 14/2 lalu, band yang berpersonil Agha Praditya, Arya Triandana dan Bayu Krisna meluncurkan single terbarunya ‘Pajeromon’ pada kanal Youtube mereka.

https://www.instagram.com/p/B8iub09A-Oe/

Bukan tanpa makna, Pajeromon memiliki arti yang kuat didalamnya. “Pajeromon adalah monster fiksi yg kami buat berdasarkan referensi dari serial anime digital monster.  Dan juga nama itu adalah hasil dari pergabungan antara nama mobil pajero yg menginterpretasi maskulinitas / kemapanan, “Jero” sebuah titel yg digunakan di Bali untuk seseorang yg memiliki tanggung jawab moral dalam pelayanan sekala / niskala. Dan kata Romon yg berarti kotor dalam Bahasa Bali. “ ungkap Rollfast

Dengan judul lagu yang nyentrik ini, tiap bait dalam lirik Pajeromon begitu kritis. Terlihat dalam salah satu baitnya berbunyi “hukum rimba lantai dansa, kuku bima haus mangsa” memiliki makna tersirat didalamnya. 

Single yang audionya digarap oleh Rockness Music, Antida Soundgarden dan Rock the Beat Studio ini dalam video klipnya menvisualisasikan animasi tiga dimensi yang menjadikan sosok manusia kadal dengan tubuh kekar dan perut buncit sebagai modelnya. 

Untuk para penggemar musik khas Rollfast, sudah dengar single terbaru mereka? 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts
Total
0
Share