motb

Keresahan MOTB Dengan Penggunaan Kata Sukla Di Bali

Madness On Tha Block atau yang biasa disebut MOTB lepas album perdananya berjudul Sucklaw. Album yang berisikan 9 track tersebut telah dirilis pada 15 November lalu.

Sucklaw sendiri berasal dari istilah yang sering digunakan masyarakat Bali yang merujuk kepada sesuatu yang halal, atau baik bahkan belum terkontaminasi manusia. Kritik menohok juga disampaikan MOTB kepada sosok figur di Bali yang sering melabeli suatu tempat makan bahkan suatu kegiatan Sukla.

Kesal dengan cara mencari perhatian masyarakat Bali dengan iming-iming atau pendekatan yang dirasa kurang tepat bagi MOTB. Secara jelas dan gamblang bahwa kebingungan akan istilah Sukla tersebut tertuang dari setiap personil MOTB yaitu B-Radio, Loseyes, W. Jenggo, Kid Clique, dan Da Kriss dalam CD yang berisikan booklet serta lirik-lirik yang sarat akan kritikan.

Proses pengerjaan album Sucklaw sendiri memakan waktu hanya 8 bulan. Bukan suatu yang sulit memang, karena materi-materi dalam album perdana tersebut sudah dikumpulkan sejak lama dan mulai dikerjakan secara serius sejak awal 2020.

Bahkan salah satu track dalam Stimulan yang diaransemen ulang dalam Album Sucklaw. Uniknya dalam Album Sucklaw, mereka mengisi beberapa dialog Dewa Krisnha yang merupakan salah satu mitologi dalam masyarakat Bali.

Dan pada bulan September lalu, MOTB juga melepas salah satu video klip teranyar-nya yaitu Little But We Tallawah yang juga masuk sebagai salah satu track dalam Album Sucklaw.

Album Sucklaw saat ini hanya dirilis dalam format cakram padat 3” yang sudah bisa dipesan sejak November lalu.

Gimana udah punya Album Sucklaw belum?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts
Total
0
Share