Folktronik, Genre Musik Yang Diusung Monita Tahalea Dalam Albumnya

Monita Tahalea, penyanyi yang melejit karena single Kekasih Sejati ini merupakan penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol. 

Setelah merilis beberapa single pada 2019 dan menjadi nominasi AMI Award, kini perempuan berusia 31 tahun tersebut telah melahirkan album baru yang bergenre folktronic. Disebut ‘folktronic’ karena beberapa lagunya mengusung genre folk dan electronik.

Album barunya kini diberi judul “Dari Balik Jendela” yang ia rilis pada 13/3. Monita menggandeng Ananda Badudu eks personil Banda Neira untuk berkolaborasi dalam 3 lagunya dalam album ke-3nya ini. 

Terlihat lebih berani bereksplorasi, lirik dan aransemen musik yang Monita berikan memancarkan efek segar. 

Album ini memuat 10 lagu yakni Pada Waktu, Sesaat Yang Abadi, Pada Air, Jauh Nan Teduh, Sound Of Silence, Tapak Hening, Laila, Pada Angin, Sibu-Sibu dan Sayonara ini bertemakan angan dalam ruang dan waktu. Monita berharap makna yang terkandung “Dari Balik Jendela” tersampaikan kepada para penikmat musiknya. 

Dikutip dari Antara, Monita tidak ingin membatasi penggemarnya memaknai album ini. “begitu mereka mendengar kata “Dari Balik Jendela”, biarlah itu menjadi perenungan tersendiri lagi buat mereka yang pasti memiliki versi yang berbeda-beda” ungkapnya.

Untuk teknik musik, Monita mempercayai Bernardus Ajutor Moa dan Gerald Situmorang sementara untuk pengerjaan lirik ia mengajak musisi muda Bayu Risa, Theoresia Rumthe, dan Yosua Gian. 

Karya Monita Tahalea sudah dapat dinikmati di platform digital seperti Spotify, Apple Music dan YouTube

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts
Total
0
Share